Thursday, September 23, 2010

Part Deux -Entry #2-

Hello again readers,
Welcome back!!!

Wah, sepertinya seminggu berlalu sangat cepat... Sekarang saya harus membuat sebuah entri baru untuk jurnal saya... Dan baru disadari, ternyata ini masih entri ke-2, yang seharusnya sudah sampai entri ke-5... Jadi, mungkin untuk sekian entri yang saya lewatkan tadi akan saya tulis dalam seminggu... To Be Announced!!! (Tenang, tidak akan terlewat oleh anda...) ^^

Di entri yang kedua ini, saya akan membahas mengenai berpikir kritis dan kreatif...
Pada entri yang pertama, saya sudah sedikit menyinggung mengenai masalah ini... Yang menjadi poin utama dari materi ini adalah bagaimana kita belajar berpikir seperti anak kecil yang berumur dibawah 5 tahun!!! Tapi, tenang dulu..., kita tidak diajari jadi balita lagi... Sekarang, mari kita flashback ke masa lalu...

Masa kecil kita pasti menyenangkan, walaupun menurut beberapa orang tidak bahagia... Namun, setidaknya, kebebasan kita berpikir tidak dibatasi... Coba kita bayangkan, kita ditempa dalam hidup yang banyak diatur... Sehingga terkadang ide - ide yang kita keluarkan adalah ide - ide yang statis... Padahal, kadang - kadang ide dinamis sangat diperlukan dalam proses berpikir. Tak jarang, konsep berpikir ini dosebut - sebut sebagai konsep berpikir out of the box. Konsep ini sangat menarik dan unik untuk setiap orangnya. Coba sekali - kali, kita keluarkan ide kita yang gila... Pastilah ide gila kita yang tadi berbeda untuk setiap orang. Dan hal - hal itu sering menjadi hal yang tidak terpikirkan orang lain. Jika andaikan, pada masa lalu ada hal - hal yang mungkin sedikit 'gila' yang anda lakukan. Mungkin anda akan merasa malu waktu itu sampai sekarang, namun suatu saat, kita akan mengenang masa - masa seperti itu dan tersenyum atau tertawa...

Tapi, hal yang perlu diperhatikan ialah kapan dan dimana kita perlu berpikir yang gila tersebut...

Apa jadinya jika di tengah - tengah meeting yang sangat serius lalu kita melakukan hal gila di depan petinggi - petinggi yang ada di sana??? Jangan sampai kita mempermalukan diri kita di depan orang - orang yang notabene memiliki kedudukan yang terhormat, dan bertindak konyol seperti Mr. Bean padahal suasana sedang serius sekali atau sedang panas...

Selain itu, dalam IC kita juga harus belajar untuk berkenalan pada diri sendiri. Hal yang penting disini ialah bagaimana kita merefleksikan diri kita sendiri, bagaimana kita memandang diri kita... (Dengan jujur tentunya...) Bila kita dapat menjalankan Intrapersonal Communication (komunikasi secara pribadi kepada diri - sendiri) , maka kita dapat menjalankan Interpersonal Communication secara baik pula...

Sekian dulu untuk entri kedua pada jurnal saya...
Sampai jumpa di entri ketiga... Believe in yourself, for you can do anything if you try hard for it...

Click Here To Visit Lentera!!!

No comments:

Post a Comment